Sabtu, 23 Juli 2011

Opera Penguasa

[Selamat ulang tahun saudaraku Bambang Satrio Wibowo]

Berita tentang Nazarudin yang membuka aib partai penguasa hanya membuatku semakin kehilangan kepercayaan terhadap pengelolaan negara yang super kaya tapi salah urus ini. Bukan, bukan aku percaya terhadap apa yang dibicarakan Nazarudin atau percaya bahwa kebenaranlah yang diomongkan oleh petinggi partai penguasa selain Nazarudin atau bahkan Ketua Dewan Pembinanya. Saat ini mereka tampak sebagai dua kubu yang berada pada titik yang berbeda, tapi sayang masih dalam kurva yang sama, dalam kedunguan yang serupa.  Omong kosong kalau keduanya benar, kemungkinannya adalah Nazarudin benar atau partai penguasa yang lain benar. Tapi kemungkinan itu kecil sekali, karena politikus yang berbicara benar adalah politikus gila di RSJ atau ruh politikus mati ketika ditanyai oleh Munkar dan Nakir. Jadi yang paling masuk akal adalah kedua kubu salah, bohong dan dusta, dan itu yang sangat kupercayai. Alangkah naifnya mereka menyangka bisa membohongi seluruh rakyat Indonesia dengan drama dengan tema fitnah dan kebodohan ini.

Kamis, 21 Juli 2011

Sugeng Rawuh Ramadhan

Segalanya terserah padaMu ya Allah, kalau boleh Ramadhan ini peluklah aku erat karena betapa sering kulepaskan waktu-waktu yang seharusnya bersamaMu, tolong jangan dilepaskan ...Amin


Kudengar akan datang lagi Ramadhan, bulan yang dinantikan hati orang-orang suci dan mulut mereka yang sok suci tapi terus saja korupsi namun anehnya bergelar haji, yang dinanti anak-anak kecil karena berarti awal dari angpau lebaran, yang ditunggu kapitalis-kapitalis berwujud televisi, mal dan tempat rekreasi. 

Pada tulisan ini aku tidak hendak mengajakmu membedakan mana suci dan sok suci, atau mana sosialisme Indonesia dan mana kapitalis yang memperbudak pemerintah bangsa ini. Aku hanya mengajak, mari kita telaah arti sebelum mengucapkannya, setidaknya untuk kalimat Selamat Datang Ramadhan tahun ini.

marhaban n 1 (kata seru untuk menyambut atau  menghormati  tamu  datang)  selamat datang;  2  nama  lagu  puji-pujian  (pd  perayaan Maulud Nabi)
ahlan  ark p selamat datang; wasahlan

Walaupun keduanya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti "selamat datang", tetapi penggunaannya berbeda. Para ulama tidak menggunakan ahlan wa sahlan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, melainkan "marhaban ya Ramadhan".